Perhitungan Harga Makanan Awetan dari Bahan Hewani
Perencanaan bisnis yang baik sangat diperlukan agar usaha yang dijalankan bisa berhasil dengan baik. Dimulai dengan pencarian ide, penentuan jenis usaha, lokasi usaha, kapan memulai usaha, target pasar, sampai strategi pemasarannya. Satu hal yang juga tidak kalah penting adalah masalah pengelolaan keuangan, termasuk di dalamnya perhitungan dari besaran biaya investasi dan operasional, sampai ketemu harga pokok produksinya, kemudian penentuan besaran margin sehingga bisa ditentukan berapa harga jualnya.
Perhitungan biaya produksi produk pada dasarnya sama untuk jenis apa pun, begitu pula dengan makanan awetan dari bahan hewani. Hanya sdikit perbedaannya biasanya kalau makanan awetan dari bahan hewani pengambilan marginnya lebih besar karena biaya operasional dan risikonya juga lebih besar.
Biaya yang harus dimasukkan ke dalam perhitungan penentuan harga pokok produksi, yaitu biaya investasi, biaya tetap (listrik, air, penyusutan alat/gedung, dll), serta biaya tidak tetap (bahan baku, tenaga kerja dan overhead). Biaya bahan baku adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku, baik bahan baku utama, bahan tambahan maupun bahan kemasan.
Semua biaya tersebut adalah komponen yang akan menentukan harga pokok produksi suatu produk. Kuantitas produk sangat memengaruhi harga pokok produksi, semakin besar kuantitasnya maka efesiensi akan semakin bisa ditekan, dan harga pokok produksi yang didapatkan akan semakin kecil.
Metode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:
1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply Demand Approach)
Dari tingkat permintaan dan penawaran yang ada ditentukan harga keseimbangan (equilibrium price) dengan cara mencari harga yang mampu dibayar konsumen dan harga yang diterima produsen sehingga terbentuk jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan.
2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)
Menentukan harga dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan produsen dengan tingkat keuntungan yang diinginkan baik dengan markup pricing dan break even analysis.
3. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Merumuskan harga untuk produk yang dipasarkan dengan cara menghitung variabel-variabel yang mempengaruhi pasar dan harga seperti situasi dan kondisi politik, persaingan, sosial budaya, dan lain-lain.
Produk Peluang Usaha Udang Crispy Makanan Awetan Bahan Hewani Dan Analisa Usahanya

Udang crispy banyak disukai terutama kalangan anak-anak, karena memang udang crispy rasanya sangat gurih dan renyah. Udang cripsy juga dapat dijadikan sebagai camilan bersama keluarga dirumah. Selain itu, biasanya udang goreng crispy sering dijadikan sebagai lauk saat menikmati nasi. Tekstur udang cripsy yang garing sehingga sangat renyah jika dinikmati. Saat ini sajian udang cripsy sudah banyak sekali dijumpai dimana pun tempat-tempat baik di kedai makanan, warung, rumah makan maupun restoran. Udang crispy selain memiliki cita rasa yang enak juga dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Tak heran bila banyak kalangan sering menikmati udang crispy. Udang cripy ini dibuat dengan balutan tepung yang dibumbui sehingga menghasilkan camilan yang nikmat. Camilan udang cripsy ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha karena memiliki potensi yang bagus. Peluang usaha udang crispy pun bisa dicoba, karena usaha ini jika dijalankan dengan langkah yang tepat mampu mendatangkan peruntungan yang menggiurkan.
Usaha udang crispy memang termasuk salah satu usaha yang tepat dijalankan karena memang begitu menguntungkan. Dalam memulai usaha ini pun juga sangat mudah sekali. Menjalankan usaha udang crispy juga tidak membutuhkan modal yang besar, sebab bahan baku mudah dijumpai dipasaran dan memiliki harga yang ekonomis. Usaha udang crispy mampu memberikan keuntungan yang besar bagi pelaku usahanya. Usaha ini bisa dijadikan sebagai usaha sampingan dirumah untuk memperoleh peurntungan tambahan.
Persiapan untuk menjalankan usaha udang crispy terletak pada modal usaha. Modal usaha nantinya digunakan untuk membeli bahan baku, peralatan maupun perlengkapan lainnya. Untuk modal usaha yang dibutuhkan untuk mengawali usaha udang crispy memang tidak terlalu besar sehingga bisnis udang crispy dapat dimulai skala rumahan dengan memanfaatkan peralatan dapur.
Pengolahan udang crispy ini memerlukan bahan baku yang lengkap agar menghasilkan olahan udang yang nikmat. Bahan baku yang harus dipersiapkan untuk mengolah udang crispy ialah udang, tepung terigu, baking powder, telur, garam, minyak goreng dan lain sebagainya. Selalu pilih bahan baku yang masih segra dan berkualitas hingga nanti bisa memproduksi olahan udang crispy yang mantap.
Penentuan harga jual udang crispy memang cukup penting diperhatikan. Agar usaha udang crispy ini cepat laku terjual maka jangan mematok harga yang mahal. Jika perlu sesuaikan dengan kisaran harga dipasaran. Rata-rata usaha udang crispy dipatok dengan harga mulai dari Rp. 10.000 per porsi.
Strategi pemasaran udang crispy dapat dilakukan denganmengolah udang hingga menghasilkan makanan yang enak, gurih dan renyah. Sajikan udang cripsy menggunakan kemasan yang terlihat cantik maupun cara penyajian yang menarik. Perhatikan kualitas maupun cita rasanya juga sehingga produksi udang cripsy makin besar diminati masyarakat. Supaya usaha udang crispy ini bisa lebih cepat terjual maka promosikan melalui sosial media.
Analisa usaha udang crispy
Asumsi
Masa pemakaian etalase/gerobak dalam jangka selama 5 tahun
Masa pemakaian pisau dalam jangka selama 2.5 tahun
Masa pemakaian wadah dalam jangka selama 3.5 tahun
Masa pemakaian cobek dan ulek jangka selama 2 tahun
Masa pemakaian panci dalam jangka selama 4 tahun
Masa pemakaian wajan dalam jangka selama 4 tahun
Masa pemakaian spatula dalam jangka selama 4 tahun
Masa pemakaian kompor dan tabung gas dalam jangka selama 4.5 tahun
Masa pemakaian piring dalam jangka selama 3.5 tahun
Masa pemakaian loyang dalam jangka selama 1.5 tahun
Masa pemakaian meja dan kursi dalam jangka selama 4.5 tahun
Masa pemakaian serbet dalam jangka selama 1.5 tahun
Masa pemakaian peralatan tambahan lain dalam jangka selama 2 tahun
Investasi
Peralatan Harga
Etalase/gerobak Rp. 2,136,400
Pisau Rp. 51,400
Wadah Rp. 65,000
Cobek dan ulek Rp. 45,700
Panci Rp. 128,200
Wajan Rp. 116,800
Spatula Rp. 65,800
Kompor dan tabung gas Rp. 257,700
Piring Rp. 76,800
Loyang Rp. 61,200
Meja dan kursi Rp. 155,700
Serbet Rp. 29,800
Peralatan tambahan lain Rp. 73,400
Jumlah Investasi Rp. 3,263,900
Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap Nilai
Penyusutan etalase/gerobak 1/60 x Rp. 2,136,400 Rp. 35,607
Penyusutan pisau 1/42 x Rp. 51,400 Rp. 1,224
Penyusutan wadah 1/42 x Rp. 65,000 Rp. 1,548
Penyusutan cobek dan ulek 1/24 x Rp. 45,800 Rp. 1,908
Penyusutan panci 1/48 x Rp. 128,200 Rp. 2,671
Penyusutan wajan 1/48 x Rp. 116,800 Rp. 2,433
Penyusutan spatula 1/48 x Rp. 65,800 Rp. 1,371
Penyusutan kompor dan tabung gas 1/54 x Rp. 257,700 Rp. 4,772
Penyusutan piring 1/42 x Rp. 76,800 Rp. 1,829
Penyusutan loyang 1/18 x Rp. 61,200 Rp. 3,400
Penyusutan meja dan kursi 1/54 x Rp. 155,700 Rp. 2,883
Penyusutan serbet 1/18 x Rp. 29,800 Rp. 1,656
Penyusutan peralatan tambahan lain 1/24 x Rp. 73,400 Rp. 3,058
Total Biaya Tetap Rp. 64,359
Biaya Variabel
Udang Rp. 45,000 x 30 = Rp. 1,350,000
Bawang putih Rp. 8,500 x 30 = Rp. 255,000
Baking powder Rp. 6,000 x 30 = Rp. 180,000
Garam Rp. 1,500 x 30 = Rp. 45,000
Tepung panir Rp. 10,000 x 30 = Rp. 300,000
Minyak goreng Rp. 12,000 x 30 = Rp. 360,000
Tepung terigu Rp. 10,000 x 30 = Rp. 300,000
Telur Rp. 9,000 x 30 = Rp. 270,000
Penyedap rasa Rp. 2,000 x 30 = Rp. 60,000
Biaya sewa tempat Rp. 12,100 x 30 = Rp. 363,000
Biaya listrik dan air Rp. 13,600 x 30 Rp. 408,000
Biaya lain-lain Rp. 11,000 x 30 = Rp. 330,000
Total Biaya Variabel Rp. 4,221,000
Total Biaya Operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 4,285,359
Pendapatan per Bulan
Penjualan rata – rata =
20 Porsi x Rp. 10,000 = Rp. 200,000
200,000 x 30 hr = Rp. 6,000,000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp. 6,000,000 – 4,285,359 = Rp. 1,714,641
Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp. 3,263,900 : 1,714,641 = 2 bln
Tugas Individu
Buat rencana produk peluang usaha makanan awetan dari bahan hewani dan analisa usahanya seperti contoh diatas !
Tugas dikirm melalui tautan ini : https://forms.gle/MpusYwkRmiZzFtE17
Konsultasi :
E-mail : pkwusman1bojonegoro@gmail.com (bisa sewaktu -waktu)